Bagaimana
Posisi Tidur Ibu Hamil 5 Bulan yang Baik dan Sehat?
Para ibu muda yang baru
mengalami kehamilan pertamanya pasti selalu bertanya-tanya, bagaimanakah posisi
tidur ibu hamil 5 bulan yang baik dan sehat? Karena semakin bertambahnya waktu
maka bentuk perut pun juga ikut membesar. Sehingga ketika si ibu ingin
beristirahat, mereka akan berubah menjadi tidak nyaman dan cemas karena
memikirkan kondisi kesehatan janinnya jika mereka melakukan posisi yang salah
saat tidur. Hal ini memang harus diperhatikan bagi si ibu dan orang-orang yang
berada di dekatnya. Pada saat usia kandungan mencapai 4, 5, dan 6 bulan mereka
memang harus mengetahui posisi tidur yang aman bagi janinnya bahkan si ibu itu
sendiri. Karena posisi tidur ibu hamil 5 bulan terkadang bisa menimbulkan
masalah bagi si ibu dan janinnya jika tidak sesuai dengan kondisi kehamilan si
ibu.
Posisi
Tidur Ibu Hamil 5 bulan yang harus Dihindari
Rahim seorang wanita
memang dirancang sedemikian rupa agar mampu menampung pertumbuhan janin yang
setiap hari akan tumbuh dan membesar. Rutinitas berat yang terkadang harus
dilakukan si ibu, membuat resiko gangguan pada janin semakin besar. Bahkan
meskipun itu hanya berupa gerakan kecil saat tidur bisa saja hal itu membahayakan
pertumbuhan janinnya. Meskipun ada beberapa posisi tidur ibu hamil 5 bulan yang
baik dan sehat bagi janin, ada juga beberapa posisi yang sebaiknya dihindari
agar kondisi ibu dan janinnya tidak mengalami gangguan karena posisi tidur si
ibu yang salah. Berikut posisi tidur ibu hamil 5 bulan yang harus dihindari:
a. Posisi
Terlentang
Pada awal trimester yaitu 1, 2, dan 3
posisi ini masih terbilang aman dan nyaman bagi si ibu karena berat janin yang
masih belum terasa. Akan tetapi, jika sudah memasuki trimester kedua atau awal
bulan 4 dan selanjutnya posisi ini sangat tidak dianjurkan karena akan
menimbulkan masalah pada si ibu.
Jika posisi ini masih dilakukan maka
berbagai macam penyakit akan timbul seperti wasir, sakit pinggang dan keluhan
gangguan pencernaan. Hal ini terjadi karena berat janin yang semakin bertambah
dan membesar membuat organ-organ dalam ibu seperti; usus, tulang rusuk belakang
bahkan aliran darah balik atau vena cava inferior akan tertekan saat tidur
dalam posisi terlentang. Hal ini bisa menyumbat aliran darah dari bagian bawah
menuju jantung sehingga memudahkan pembengkakan pada kaki. Selain itu posisi
dapat menyebabkan sesak napas pada si ibu karena terdesaknya diagframa oleh
janin sehingga paru-paru menjadi sempit.
Bagi penderita hipertensi, posisi tidur
ibu hamil 5 bulan sangat tidak dianjurkan untuk terlentang. Posisi ini dapat
memicu tekanan darah meninggi dan membuatnya lebih parah lagi saat usia
kandungan mencapai 6 sampai 9 bulan.
Jadi posisi ini harus dihindari saat
usia kandungan sudah mulai memasuki 5 bulan dan selanjutnya.
b. Posisi
Tengkurap
Posisi ini sangat dianjurkan pada usia
kehamilan trimester pertama karena dapat memperlancar aliran darah ke rahim,
namun sangat tidak dianjurkan bagi masa kehamilan trimester kedua. Sebenarnya
posisi ini bisa digunakan oleh ibu hamil 5 bulan saat mereka ingin tidur dengan
nyaman, akan tetapi hal ini tergantung dari seberapa besar ukuran kehamilan si
ibu. Jika ukuran perutnya masih terbilang kecil maka posisi ini masih bisa
digunakan dengan sedikit bantuan dari bantal yang diletakkan di bawah paha si
ibu sebagai ganjalan. Namun, jika perut
si ibu terlalu besar maka posisi ini sangat tidak dianjurkan.
Payudara si ibu yang sensitif akan
tertekan saat dalam posisi ini sehingga menimbulkan kondisi yang kurang nyaman
bagi si ibu dan si bayi. Selain itu, peredaran darah antara ibu dan janin akan
terganggu sehingga sangat membahayakan bagi keduanya.
Posisi
Tidur Ibu Hamil 5 bulan yang Dianjurkan
Ada dua posisi tidur
ibu hamil 5 bulan yang sangat dianjurkan bagi kesehatan si ibu hamil dan
janinnya. Posisi-posisi tersebut adalah:
a. Posisi
Miring
Posisi tidur ibu hamil 5 bulan ini
sangat dianjurkan karena sangat baik bagi kesehatan si ibu dan janinnnya.
Posisi ini dapat menurunkan resiko keguguran pada wanita hamil, apalagi jika
mereka tidur dalam posisi miring ke kanan. Seperti yang diajarkan Rasulullah
Muhammad SAW tentang posisi tidur yang baik dan benar bagi manusia adalah
posisi miring ke kanan. Posisi ini dapat mengalirkan aliran darah dari bilik
jantung sebelah kiri ke seluruh tubuh secara lancar. Bahkan untuk para ibu
hamil, posisi tidur seperti ini akan membuat aliran darah, nutrisi dan oksigen dari
tubuh si ibu ke plasenta janin menjadi maksimal karena lancarnya aliran darah
di pembuluh darah vena besar yang tidak tertekan pada bagian punggung. Posisi
tidur ibu hamil 5 bulan ini juga dapat mempunyai manfaat yang bagus bagi ginjal
dalam sistem ekresi dan cairan tubuh ibu sehingga dapat mencegah pembengkakan
pada kaki, pergelangan kaki dan tangan si ibu pada masa kehamilan.
Jadi bisa dikatakan bahwa posisi ini
sangat dianjurkan pada ibu hamil yang memasuki usia trimester kedua untuk
kesehatan si ibu dan tentunya si jabang bayi.
b. Posisi
Tidur Bersandar
Tidak
semua ibu hamil merasa nyaman dengan posisi tidur ibu hamil 5 bulan yang
dibahas sebelumnya, posisi miring. Jika hal ini terjadi maka bisa mengubah
posisinya menjadi posisi bersandar. Hal ini bisa dilakukan dengan mengatur
posisi kepala lebih tinggi dari perut. Selain itu bantal diletakkan di belakang
kepala, leher, punggung dan pinggang untuk penyangga agar pernapasan si ibu
tidak terganggu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar