Minggu, 12 Februari 2017

Bagaimana Posisi Tidur Ibu Hamil 5 Bulan yang Baik dan Sehat?



Bagaimana Posisi Tidur Ibu Hamil 5 Bulan yang Baik dan Sehat?

Para ibu muda yang baru mengalami kehamilan pertamanya pasti selalu bertanya-tanya, bagaimanakah posisi tidur ibu hamil 5 bulan yang baik dan sehat? Karena semakin bertambahnya waktu maka bentuk perut pun juga ikut membesar. Sehingga ketika si ibu ingin beristirahat, mereka akan berubah menjadi tidak nyaman dan cemas karena memikirkan kondisi kesehatan janinnya jika mereka melakukan posisi yang salah saat tidur. Hal ini memang harus diperhatikan bagi si ibu dan orang-orang yang berada di dekatnya. Pada saat usia kandungan mencapai 4, 5, dan 6 bulan mereka memang harus mengetahui posisi tidur yang aman bagi janinnya bahkan si ibu itu sendiri. Karena posisi tidur ibu hamil 5 bulan terkadang bisa menimbulkan masalah bagi si ibu dan janinnya jika tidak sesuai dengan kondisi kehamilan si ibu.

Posisi Tidur Ibu Hamil 5 bulan yang harus Dihindari
Rahim seorang wanita memang dirancang sedemikian rupa agar mampu menampung pertumbuhan janin yang setiap hari akan tumbuh dan membesar. Rutinitas berat yang terkadang harus dilakukan si ibu, membuat resiko gangguan pada janin semakin besar. Bahkan meskipun itu hanya berupa gerakan kecil saat tidur bisa saja hal itu membahayakan pertumbuhan janinnya. Meskipun ada beberapa posisi tidur ibu hamil 5 bulan yang baik dan sehat bagi janin, ada juga beberapa posisi yang sebaiknya dihindari agar kondisi ibu dan janinnya tidak mengalami gangguan karena posisi tidur si ibu yang salah. Berikut posisi tidur ibu hamil 5 bulan yang harus dihindari:
a.       Posisi Terlentang
Pada awal trimester yaitu 1, 2, dan 3 posisi ini masih terbilang aman dan nyaman bagi si ibu karena berat janin yang masih belum terasa. Akan tetapi, jika sudah memasuki trimester kedua atau awal bulan 4 dan selanjutnya posisi ini sangat tidak dianjurkan karena akan menimbulkan masalah pada si ibu.
Jika posisi ini masih dilakukan maka berbagai macam penyakit akan timbul seperti wasir, sakit pinggang dan keluhan gangguan pencernaan. Hal ini terjadi karena berat janin yang semakin bertambah dan membesar membuat organ-organ dalam ibu seperti; usus, tulang rusuk belakang bahkan aliran darah balik atau vena cava inferior akan tertekan saat tidur dalam posisi terlentang. Hal ini bisa menyumbat aliran darah dari bagian bawah menuju jantung sehingga memudahkan pembengkakan pada kaki. Selain itu posisi dapat menyebabkan sesak napas pada si ibu karena terdesaknya diagframa oleh janin sehingga paru-paru menjadi sempit.
Bagi penderita hipertensi, posisi tidur ibu hamil 5 bulan sangat tidak dianjurkan untuk terlentang. Posisi ini dapat memicu tekanan darah meninggi dan membuatnya lebih parah lagi saat usia kandungan mencapai 6 sampai 9 bulan.
Jadi posisi ini harus dihindari saat usia kandungan sudah mulai memasuki 5 bulan dan selanjutnya.


b.      Posisi Tengkurap
Posisi ini sangat dianjurkan pada usia kehamilan trimester pertama karena dapat memperlancar aliran darah ke rahim, namun sangat tidak dianjurkan bagi masa kehamilan trimester kedua. Sebenarnya posisi ini bisa digunakan oleh ibu hamil 5 bulan saat mereka ingin tidur dengan nyaman, akan tetapi hal ini tergantung dari seberapa besar ukuran kehamilan si ibu. Jika ukuran perutnya masih terbilang kecil maka posisi ini masih bisa digunakan dengan sedikit bantuan dari bantal yang diletakkan di bawah paha si ibu  sebagai ganjalan. Namun, jika perut si ibu terlalu besar maka posisi ini sangat tidak dianjurkan.
Payudara si ibu yang sensitif akan tertekan saat dalam posisi ini sehingga menimbulkan kondisi yang kurang nyaman bagi si ibu dan si bayi. Selain itu, peredaran darah antara ibu dan janin akan terganggu sehingga sangat membahayakan bagi keduanya.

Posisi Tidur Ibu Hamil 5 bulan yang Dianjurkan
Ada dua posisi tidur ibu hamil 5 bulan yang sangat dianjurkan bagi kesehatan si ibu hamil dan janinnya. Posisi-posisi tersebut adalah:
a.       Posisi Miring
Posisi tidur ibu hamil 5 bulan ini sangat dianjurkan karena sangat baik bagi kesehatan si ibu dan janinnnya. Posisi ini dapat menurunkan resiko keguguran pada wanita hamil, apalagi jika mereka tidur dalam posisi miring ke kanan. Seperti yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW tentang posisi tidur yang baik dan benar bagi manusia adalah posisi miring ke kanan. Posisi ini dapat mengalirkan aliran darah dari bilik jantung sebelah kiri ke seluruh tubuh secara lancar. Bahkan untuk para ibu hamil, posisi tidur seperti ini akan membuat aliran darah, nutrisi dan oksigen dari tubuh si ibu ke plasenta janin menjadi maksimal karena lancarnya aliran darah di pembuluh darah vena besar yang tidak tertekan pada bagian punggung. Posisi tidur ibu hamil 5 bulan ini juga dapat mempunyai manfaat yang bagus bagi ginjal dalam sistem ekresi dan cairan tubuh ibu sehingga dapat mencegah pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki dan tangan si ibu pada masa kehamilan.
Jadi bisa dikatakan bahwa posisi ini sangat dianjurkan pada ibu hamil yang memasuki usia trimester kedua untuk kesehatan si ibu dan tentunya si jabang bayi.

b.      Posisi Tidur Bersandar
Tidak semua ibu hamil merasa nyaman dengan posisi tidur ibu hamil 5 bulan yang dibahas sebelumnya, posisi miring. Jika hal ini terjadi maka bisa mengubah posisinya menjadi posisi bersandar. Hal ini bisa dilakukan dengan mengatur posisi kepala lebih tinggi dari perut. Selain itu bantal diletakkan di belakang kepala, leher, punggung dan pinggang untuk penyangga agar pernapasan si ibu tidak terganggu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar